MajalahInspiratif.com, Jakarta – Di tengah maraknya produk dan klinik kecantikan yang menawarkan perawatan dengan harga murah, dr. Anggraeni Putri Pertiwi memilih tetap berpegang pada kualitas dan keamanan. Baginya, merawat pasien bukan sekadar memenuhi keinginan, tetapi memberikan treatment yang benar-benar dibutuhkan. Ia percaya, keuntungan bukan satu-satunya tujuan ketika kepercayaan dan kesehatan pasien menjadi taruhan. Sebab, perawatan kecantikan semestinya dilakukan secara aman, tepat, dan sesuai kondisi kulit. Sehingga perawatan tak hanya memperbaiki kulit, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri.
Kecintaan pada dunia kecantikan dan kesehatan kulit menjadi awal perjalanan dr. Anggraeni Putri Pertiwi di dunia estetika. Lebih dari itu, ada keinginan untuk membantu orang lain merasa lebih percaya diri.
Sebelum membangun praktik sendiri, dokter yang akrab disapa dr. Putri ini pun bahkan berupaya memperkaya pengalaman dengan meniti karier di rumah sakit dan klinik selama kurang lebih dua tahun.

Dimulai dari 2 Bed. Ketika menjadi ibu, terutama setelah kelahiran anak kedua, kebutuhan untuk memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga membuat dr. Putri mulai mencari pola kerja yang lebih fleksibel. Dari sanalah ide membuka praktik pribadi muncul.
Praktik pertama dibangun dr. Putri dari rumah. Hanya bermodal dua bed, pasien yang datang pada awal perjalanan sebagian besar merupakan pasien umum. Namun, pengalaman dr. Putri di bidang aesthetic membuat sejumlah pasien mulai meminta perawatan kulit. Ia pun perlahan mengembangkan pelayanan dengan bantuan satu atau dua terapis panggilan.
Tidak ada modal besar untuk langsung membangun klinik dengan fasilitas lengkap. Selama kurang lebih satu tahun, ia memilih mengumpulkan modal. Setelah cukup berani, sebuah ruko kecil disewa. Bahkan, tempat tersebut semula hanya memiliki area parkir untuk satu mobil.
Peralatan pun masih sangat terbatas. Meski saat itu belum menawarkan treatment laser, namun tindakan berupa Facial, Peeling dan Skin Booster, serta krim perawatan menjadi andalan, dengan mengutamakan keterampilan dan pengalaman yang telah dimiliki.
Perlahan, keberanian kembali mengambil peran. Ketika tabungan mulai terkumpul, dr. Putri memberanikan diri membeli satu alat laser secara kredit. Dari satu ruko kecil, usaha terus berkembang hingga kini memiliki sekitar 10 alat laser.
Perjalanan tersebut menjadi fondasi penting dalam cara dr. Putri memandang bisnis. Pertumbuhan tidak selalu harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Terkadang, langkah sederhana yang dijalankan dengan konsisten justru membuka jalan menuju perubahan yang lebih besar.

Cantik Haruslah Sehat. Berkembangnya industri estetika membuat pilihan perawatan kulit semakin beragam. Saat membuka klinik berlabel Riversa Aesthetic Clinic pada 2019, dr. Putri melihat jumlah klinik kecantikan belum sebanyak sekarang. Kini, kesadaran masyarakat terhadap perawatan estetik meningkat cukup pesat.
Perhatian terhadap penampilan juga semakin luas. Bukan hanya perempuan, laki-laki pun mulai lebih peduli terhadap kondisi kulit. Pasien yang datang ke klinik berasal dari berbagai usia, mulai remaja hingga lansia.
Menurut dr. Putri, merawat penampilan memiliki kaitan dengan kepercayaan diri. Namun, ia tidak ingin masyarakat merasa harus menggunakan produk mahal atau mengikuti standar tertentu agar terlihat menarik. “Tidak harus branded atau mahal. Tapi bisa tampil rapi, bersih dan wangi itu bisa menambah kepercayaan diri kita juga,” ujar dokter cantik kelahiran Wonosobo, 29 Agustus ini.
Karena itu, ia mengajak masyarakat memahami bahwa perawatan kulit bukan sekadar mengejar tampilan glowing. Masalah kulit perlu ditangani dari penyebab utama. Ketika muncul jerawat, misalnya, kondisi tersebut sebaiknya diobati terlebih dahulu sebelum beralih pada treatment untuk meningkatkan kualitas kulit.
Pilihan treatment pun perlu disesuaikan dengan kondisi serta kemampuan finansial. Tidak perlu memaksakan treatment mahal jika sulit dilakukan secara rutin. Konsistensi justru menjadi salah satu kunci dalam menjaga kesehatan kulit.
“Penggunaan skincare yang aman dan sudah terdaftar BPOM juga tidak kalah penting. Karena perawatan di klinik idealnya berjalan beriringan dengan perawatan di rumah agar hasil yang diperoleh lebih optimal,” tambahnya.
Melawan Standar. Di tengah derasnya arus media sosial, standar kecantikan dapat berubah begitu cepat. Perempuan seolah terus didorong untuk memenuhi gambaran cantik tertentu. Padahal, menurut dr. Putri, kecantikan tidak harus identik dengan kulit putih atau mengikuti standar yang sedang populer.
“Cantik itu tidak harus putih atau mengikuti standar tertentu. Tapi yang terpenting kulitnya sehat, bersih, bebas dari masalah-masalah kulit,” tegasnya.
Pandangan tersebut menjadi bagian penting dari prinsip yang ia bawa dalam menjalankan profesi. Ia tidak ingin masyarakat melakukan perubahan berlebihan hanya demi mengikuti tren. Perawatan seharusnya membantu seseorang tampil lebih baik tanpa kehilangan karakter alami.
Baginya, tubuh sehat dan kemampuan untuk tetap aktif melakukan hal-hal bermanfaat jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kesempurnaan penampilan.
Keyakinan tersebut juga terlihat dari cara dr. Putri memberikan pelayanan. Berbagai tindakan, mulai dari botox, skin booster, hingga treatment lain senantiasa mengutamakan sisi keamanan. Produk yang digunakan harus memiliki izin resmi dan sesuai aturan BPOM. Begitu pula dengan perangkat yang digunakan di klinik, seluruhnya harus memenuhi regulasi yang berlaku.
Harapannya sederhana, masyarakat dapat memperoleh hasil perawatan yang baik tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Terus Berinovasi. Dunia estetika bergerak sangat cepat. Hampir selalu ada treatment, pengetahuan, maupun ingredients baru yang diperkenalkan. Kondisi tersebut membuat dr. Putri tidak ingin berhenti belajar.
Ia rutin mengikuti seminar di dalam maupun luar negeri, membaca jurnal, berdiskusi dengan sesama sejawat, serta mempelajari perkembangan ilmu terbaru. Namun, pengetahuan saja belum cukup. Sebelum suatu produk atau treatment ditawarkan kepada pasien Riversa Aesthetic Clinic, ia bersama tim terlebih dahulu melakukan percobaan dan evaluasi.
Langkah tersebut dilakukan agar produk yang ditawarkan benar-benar memiliki manfaat dan kualitas yang sesuai. Terlebih, dr. Putri ingin menyediakan pilihan yang dapat dijangkau berbagai kalangan.
“Terkadang ada produk yang mahal, tapi hasilnya tidak terlalu bagus. Jadi sebelum kami promosikan, produk atau treatment tersebut kami uji coba sendiri. Sesuai motto kami, menawarkan pelayanan yang terjangkau, tapi hasilnya sudah bagus,” jelasnya.
Karena itu, inovasi di Riversa Aesthetic Clinic tidak hanya berarti menghadirkan sesuatu yang baru. Ada proses belajar, mencoba, mengevaluasi, kemudian menentukan apakah sebuah treatment memang layak ditawarkan kepada pasien.
Saat ini, selain menambah treatment dengan Laser, dr. Putri juga menghadirkan ragam treatment modern lain seperti Skin Booster, Lips & Chin Filler, Chroma Bright Premium Infus, dan Threadlift. “Skin Booster menjadi salah satu treatment yang banyak diminati karena dinilai membantu memperbaiki skin barrier dengan hasil relatif lebih cepat dibandingkan penggunaan krim saja. Meski demikian, edukasi tentang skincare aman tetap menjadi bagian penting dalam perawatan,” tambah dr. Putri.
Menjaga Kepercayaan. Dijelaskan dr. Putri, saat ini persaingan bisnis klinik estetika semakin ketat. Kehadiran banyak klinik dan perang harga membuat pelaku usaha harus memiliki diferensiasi. Bagi dr. Putri, jawaban atas persaingan bukan semata menawarkan harga paling murah, melainkan membangun kepercayaan.
Kepercayaan dimulai dari hal mendasar, yakni dokter yang memiliki surat izin praktik, klinik memiliki perizinan resmi dari Kemenkes serta produk yang digunakan sesuai standar BPOM.
Transparansi kepada pasien juga menjadi prinsip penting bagi dr. Putri. Salah satu kebiasaan yang diterapkan adalah membuka kemasan dan segel produk di hadapan pasien. Satu produk digunakan untuk satu pasien. Setelah treatment selesai, pasien juga diinformasikan ketika produk sudah habis. Cara sederhana ini menjadi bentuk keterbukaan sekaligus memastikan pasien mengetahui bahwa produk yang digunakan memang baru.
“Kejujuran itu sebenarnya penting untuk pebisnis, apalagi dengan persaingan yang semakin cepat,” ungkapnya.
Namun, kepercayaan tidak berhenti pada produk. Kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian, mulai dari dokter, perawat, terapis hingga tim administrasi. Sebagai bisnis jasa, pengalaman pasien menjadi bagian penting yang harus dijaga.
“Pasien itu datang seperti raja yang kita layani. Untuk itu, pelayanan yang baik membuat pasien merasa nyaman dan percaya untuk kembali melakukan perawatan secara rutin,” imbuhnya.
Atur Waktu Menjaga Keseimbangan
Di balik kesibukan sebagai dokter sekaligus pemilik bisnis, dr. Putri juga menjalankan peran sebagai istri dari Hary Dinar, S.I.K., S.H., M.H., dan ibu dari Gwen Nareswari Haryputri dan Alisha Kanya Almahyra. Ia mengakui, 24 jam sering terasa tidak pernah cukup untuk menjalankan seluruh tanggung jawab tersebut.
“Bekerja, mengurus anak, bertemu pasien, sekaligus tetap hadir untuk keluarga membutuhkan pengaturan waktu yang cermat. Untuk itu, restu suami dan dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjalani berbagai peran,” ujar dokter berhijab ini.
Ia pun berusaha menyediakan waktu untuk mengantar dan menjemput anak sekolah, menemani les, serta menciptakan waktu khusus bersama keluarga. Setidaknya seminggu sekali, ia berusaha pergi bersama suami dan anak-anak. Di tengah kesibukan tersebut, ia juga menyadari pentingnya menyediakan waktu untuk diri sendiri.
“Mengikuti seminar di dalam maupun luar negeri menjadi salah satu cara memperbarui ilmu sekaligus menyegarkan diri. Setelah kembali, energi dan semangat baru membantu saya menjalankan kembali peran sebagai dokter, istri, sekaligus ibu,” katanya.
Bagi dr. Putri, keseimbangan bukan berarti membagi waktu secara sempurna. Ada saat ketika satu peran membutuhkan perhatian lebih besar. Yang terpenting, ia terus berusaha memastikan profesi, keluarga dan kebutuhan diri tetap mendapat ruang.
Cantik yang Berdaya
Pada akhirnya, perjalanan dr. Putri di dunia estetika tidak berhenti pada bagaimana seseorang terlihat lebih cantik. Ada pesan yang jauh lebih besar, bahwasanya setiap orang berhak merasa percaya diri tanpa harus kehilangan jati diri.
Ia percaya perempuan tidak perlu menyamakan standar kecantikan dengan orang lain. Keinginan memperbaiki penampilan adalah hal wajar, tetapi hasil yang alami tetap perlu menjadi pertimbangan. “Cantik itu bukan mengubah wajah secara berlebihan, tapi menampilkan versi terbaik dari diri kita sendiri,” ujarnya.
Prinsip tersebut sekaligus menjadi alasan utama dr. Putri bertahan dan terus berkembang di bidang aesthetic. Ia ingin membantu orang merasa lebih percaya diri, tetapi tidak ingin masyarakat mengejar standar kecantikan secara berlebihan hingga mengabaikan risiko kesehatan.
Karena itu, pemberdayaan yang ia bangun berangkat dari hal sederhana, yakni memberikan pilihan perawatan yang aman, mengedukasi pasien agar memahami kebutuhan kulit, serta membantu mereka mengambil keputusan yang tepat untuk diri sendiri.
Bertumbuh sebagai seorang dokter dan pengusaha menjadi perjalanan yang terus berjalan. Namun, semakin besar klinik yang dibangun, semakin kuat pula nilai yang ingin ia pertahankan, yakni merawat dengan hati, menjaga kepercayaan, dan menghadirkan manfaat.
“Kecantikan yang sesungguhnya bukan ketika seseorang berhasil menjadi seperti orang lain. Melainkan ketika ia mampu merasa nyaman dengan diri sendiri, sehat, percaya diri, dan tetap memiliki kesempatan untuk memberi manfaat kepada lingkungan sekitar,” pungkas dr. Putri.
Info Lebih Lanjut:
Riversa Aesthetic Clinik
Jl. Mayor Salim Batubara No. 2573, Palembang, Sumatera Selatan
Whatsapp : 082266662013
Instagram : @riversa.clinic





