MajalahInspiratif.com, Jakarta – Berawal dari kegemaran berbelanja online, Eka Triyani berhasil mengubah ketertarikan sederhana menjadi sebuah brand fashion olahraga yang terus berkembang. Di balik perjalanan SXB Sport Indonesia, tersimpan kisah tentang keberanian memulai, ketekunan menghadapi tantangan, serta komitmen untuk menciptakan manfaat bagi masyarakat sekitar. Bagi Eka, kesuksesan bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang bagaimana sebuah usaha mampu membuka peluang dan memberdayakan lebih banyak orang.
Perjalanan bisnis Eka Triyani dimulai pada tahun 2012. Saat itu, ia dan timnya memiliki ketertarikan besar terhadap dunia belanja online. Dari kebiasaan tersebut, muncul keinginan untuk mencoba terjun langsung ke dunia penjualan digital.

Langkah kecil itu ternyata membuka jalan menuju peluang yang lebih besar. Seiring waktu, bisnis yang dijalankan terus berkembang hingga akhirnya melahirkan brandbaru, yaitu SXB Sport Indonesia, sebuah brand fashion olahraga lokal yang kini semakin dikenal oleh para pecinta aktivitas olahraga.
Taklukkan Tantangan.Di balik perkembangan bisnis yang diraih saat ini, Eka mengakui bahwa terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Salah satu yang paling berkesan adalah mencari sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri fashion olahraga.
Produk yang diproduksi SXB Sport Indonesia menggunakan material bahan elastis dengan teknik jahitan yang relatif lebih rumit dibandingkan produk konvensional. Hal ini membuat proses mencari penjahit yang mampu menangani karakter bahan tersebut menjadi tantangan tersendiri, khususnya di wilayah Indramayu.
Selain itu, proses pembuatan pola juga membutuhkan waktu, ketelitian dan tenaga yang tidak sedikit. Namun berkat ketekunan dan semangat untuk terus belajar, berbagai hambatan tersebut perlahan dapat diatasi hingga sistem produksi berjalan lebih baik.
Karakter Lewat Kualitas. Di tengah persaingan industri fashion yang semakin kompetitif, Eka percaya bahwa sebuah brand tidak cukup hanya dikenal, tetapi juga harus memiliki karakter dan nilai yang kuat agar mampu bertahan dalam jangka panjang.
Bagi SXB Sport Indonesia, karakter tersebut diwujudkan melalui desain sporty yang khas, kenyamanan bahan, serta kualitas produk yang selalu dijaga. Ketiga aspek tersebut menjadi identitas yang membedakan produknya dari berbagai brand lain di pasaran.
“Kami ingin menghadirkan produk olahraga yang nyaman digunakan sekaligus memiliki kualitas yang baik. Itu yang terus kami jaga hingga saat ini,” ungkap sosok kelahiran Indramayu, 16 Februari 1988ini.

Pertahankan Identitas Produk. Industri fashion dikenal sebagai industri yang sangat dinamis. Tren baru terus bermunculan dan perubahan selera pasar terjadi dengan cepat.Namun, bagi Eka, mengikuti perkembangan zaman tidak berarti harus kehilangan jati diri brand.
SXB Sport Indonesia tetap mempertahankan identitas sebagai brand fashion olahraga dengan karakter sporty yang kuat. Inovasi dilakukan melalui pengembangan model, pola, dan desain yang lebih modern, tetapi tetap mempertahankan ciri khas utama yang telah dikenal pelanggan.Pendekatan tersebut membuat brand ini mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar sekaligus menjaga konsistensi identitasnya.
Buka Peluang Kerja. Melalui SXB Sport Indonesia, Eka berupaya menciptakan ruang kerja yang tidak hanya menjadi tempat mencari nafkah, tetapi juga wadah untuk belajar, berkembang, dan memperoleh pengalaman baru.
Ia merasa bersyukur karena usaha yang dibangun mampu membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.Komitmen untuk memberdayakan masyarakat diwujudkan dengan mengutamakan keterlibatan lingkungan sekitar dalam aktivitas bisnis. Dia pun membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari pertumbuhan usaha, baik sebagai tenaga kerja, mitra produksi, maupun seller yang membantu memasarkan produk.
Langkah ini tidak hanya membantu mengurangi angka pengangguran di wilayahnya, tetapi juga memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk memiliki penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.Bagi Eka, pertumbuhan bisnis akan terasa lebih bermakna ketika dapat tumbuh bersama masyarakat yang ada di sekitarnya.
Kunci Pertumbuhan. Dalam membangun bisnis, Eka meyakini bahwa kualitas sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting.Menurutnya, tanpa SDM yang kompeten dan terus berkembang, sebuah brand akan sulit berinovasi dan berpotensi mengalami stagnasi. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan tim menjadi salah satu fokus utama dalam perjalanan bisnisnya.
Prinsip yang selalu ia pegang dalam memimpin usaha adalah fokus, ulet, terampil, dan jujur. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi yang membantu dirinya menghadapi berbagai tantangan sekaligus membangun budaya kerja yang positif.
“Bangga Berindonesia”. Melihat perkembangan industri fashion lokal saat ini, Eka merasa optimistis terhadap masa depan brand-brandasli Indonesia. Apalagi saat ini kemajuan teknologi digital telah membuka peluang yang sangat besar bagi siapa pun untuk membangun usaha dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Karena itu, visi besar yang ingin dicapainya melalui SXB Sport Indonesia adalah terus menghadirkan produk lokal berkualitas yang dicintai masyarakat Indonesia, khususnya para pecinta olahraga.
Dengan semangat “Bangga Berindonesia”, Eka ingin membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dan menjadi pilihan utama di pasar nasional. Ditambahka nEka, meski tak bisa menghidar dari persaingan dan tantangan, namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah.
“Tetap semangat, meski kompetitor terus bermunculan. Tetap berprasangka baik karena rezeki sudah memiliki takarannya masing-masing. Fokus pada produk yang kita miliki dan tunjukkan bahwa kita mampu memberikan yang terbaik,” pesannya.
Bahagia Saat Orang Lain Ikut Bertumbuh
Salah satu momen yang paling membekas buat Eka adalah ketika melihat orang-orang yang bekerja sama dengannya ikut berkembang dan merasakan manfaat dari usaha yang dijalankan bersama.
Perkembangan teknologi digital saat ini memungkinkan dirinya melihat bagaimana produk-produk yang diproduksi bersama dapat tersebar luas di berbagai daerah. Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena membuktikan bahwa kerja keras tim telah menghasilkan sesuatu yang bernilai dan diterima oleh masyarakat.
Ditekankan Eka, kesuksesan tidak hanya diukur dari angka penjualan, tetapi juga dari banyaknya orang yang dapat tumbuh dan berkembang bersama. “Kesuksesan bukan hanya tentang membangun bisnis yang berkembang, tetapi juga tentang bagaimana usaha tersebut mampu membuka peluang, menciptakan lapangan kerja dan membawa manfaat bagi banyak orang,” tutup Eka.





